
Kalau ditanya siapa orang yang paling kecewa dengan hasil ujian semester ini jawabnya adalah saya (gurumu)! betapa tidak, materi untuk ujian sudah jauh-jauh hari kusiapkan.Tugasku mengirimkan kisi-kisi walaupun ini kurang baik juga untuk pembelajaran juga sudah kulakukan. Kisi-kisi ataupun apalah namanya bagi siswa paling penting esensinya adalah materi apa saja yang akan diujikan saat ujian. ,itu pertanyaan standart yang selalu diajukan oleh siswa dan udah kujawab lewat blog and lewat email.
Hari Selasa 15 Desember 2008 yang lalu, kesempatkan mengunjungi siswa disekolah sembari itu hasil ujian siswa keberikan ke bu Ratna. Hasil koreksi diserahkan kesiswa ,eh...ternyata banyak kale siswa yang protes terhadap hasil/nilai ujiannya bahkan ada yang menangis segala. Oke akan kelayani nilai soal demi soal, jika masih tak puas. Ada 10 soal yang diujikan beberapa materi dari internet, hotspot,NGN hingga komparasi softswitch (new wave) dengan TDM (legacy).
Kembali kesoal menangis tadi , setelah ku perbaiki nilai yang diclaim eh....ternyata nilainya cuma 69 (enam puluh sembilan) padahal nilai kelulusan adalah 7 (tujuh) itu artinya masih tetap REMEDI lho....he..he..he hayo apa masih bisa nangis lagi ?. Aku selalu dicemberutin..bapak tega...bapak pelit...dan segala macam omelan.
kadang aku jadi berpikir anak-anak zaman sekarang sudah kelewat sangat maju dan brani ,saking majunya ngomelin guru didepan siswapun bisa diucapkan didepan teman-temannya. Apakah ini pengaruh film-film Senewentron indonesia...eh kliru..senetron maksodnya...yang suka bentak-bentak orang tua dan guru ??? aku tak tau ...kalian renungkanlah sendiri !
Zaman aku masih sekolah lanjutan atas taon delapan puluhan sekian, kami tak brani ngomelen guru apalagi menatap matanya.Takut...matanya membelalak..dan kalo sampai keluar bayaha menanti...mungkin zaman itu televisi belum segencar mensinetronkan omelen dan bentakan terhadap ortu dan guru seperti saat ini...yach...entahlah mungkin jawabnya dapat kita tanyakan pada rumput yang bergoyang.Tak taulah aku, apakah pelajaran budi pekerti perlu dimasukkan kembali kedalam kurikulum sekolah ? Pak mentri sekolah (Departement Pendidikan)tolonglah bantu kami...neh....
Balik kesoal ujian tadi lagi. Seminggu sebelum ujian yaitu tanggal 27 Nopember tengah malam nyaris masuk subuh telah aku posting dan soundingkan kisi kisi sebanyak15 soal, nah kalo itu dikerjakan dengan benar dengan membaca materi yang kusampaikan baik dalam kelas maupun dengan softcopy aku yakin soal ujian pasti bisa dikerjakan oleh siswaku.
He...he...he...gak taunya soal-soal yang dikerjakan hanya menyalin dari satu orang master, difotocopy lalu disalin, eh...celakanya jawaban itu banyak yang kurang pas dengan jawaban yang diharapkan. contohnya gambar dan konfigurasi HOTSPOT salah,... nah berarti semua jawaban ujian salahkan...celaka 12lah para pengikutnya. Untung saja pembuat jawaban bukan termasuk pengikut lia eden,kalau yach ...perkaranaykan jadi ribet berurusan dengan pihak kepolisian.
beberapa siswa di kelas 3TS1 yaitu ATANRA REBIKA dan EFRIANA BORU TARIGAN mendapat nilai 9.3 (sembilan koma tiga) nyaris sepuluh. Mereka menampakkan tajinya dalam belajar ,rasa percaya diri muncul dengan kuat. Dia gak ikut arus ternyata mereka selamat dan mendapat nilai terbesar dari 217 siswa. Untuk itu aku perlu memberikan APRESIASI kepada mereka mungkin hadiah coklat dan bon-bon pantas didapatnya.
Kepada siswa aku hanya berpesan bacalah materi yang telah keberikan, sengaja ku buat dengan berwarna dengan harapan mempunyai daya tarik untuk membacanya.
Akhirnya kepada siswa yang remedi jangan berkecil hati pandanglah masa depanmu pelajan SOFTSWICH adalah penting untuk masa depanmu , banyaklah membaca dan membaca..karena tanpa menbaca kita takkan pernah pintar seperti habibie...selamat bekerja... selamat melaksanakan tugas remedi dan hari kamis 18 Desember tolong kumpulkan dan jawab harus yang benar, karena semua soal jawabanya pasti ada dalam materi pelajaran. Syahrul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar